Author Archives: Ibnu Syukur

Efek samping dan efek depan menunda-nunda pekerjaan

Gambar

 

Sebuah pekerjaan, apapun pekerjaan/aktivitas itu pasti akan menghasilkan sesuatu yang lain. Karena seperti halnya prinsip kekekalan energi, bahwa energi itu tidak akan lenyap, akan tetapi berubah menjadi hal lain. Misanya lagi menulis, aktivitas menulis itu menghasilkan sebuah tulisan. Makan menghasilkan kenyang. Dan banyak aktivitas-aktivitas lainnya yang menimbulkan gejala-gejala lain.

Dulu waktu jaman SD kita pernah mempelajari kalo manusia itu hidup sebagai makhluk sosial dan makhluk individu. Sebagai makhluk sosial artinya kita membutuhkan interaksi dengan orang lain untuk memenuhi kehidupan. Sedangkan sebagai makhluk individu kita memiliki kewajiban-kewajiban terhadap diri kita sendiri.

Kenapa tulisan ini berjudul “efek samping dan efek depan menunda-nunda pekerjaan”??  disini saya ingin mengingatkan kita bersama bahwa segala aktivitas kita itu berdampak pada masa depan kita dan juga berdampak pada orang-orang di samping-samping kita.

Mari kita bayangkan jika seorang petani menunda untuk melakukan penanaman padi? Maka dampak yang di timbulkan akan macam-macam, yang pertama  panen akan tertunda, yang kedua distribusi ke pengepul juga akan tertunda, trus penjualan beras akan tertunda dan konsumen juga akan tertunda untuk menikmati sebutir nasi.

Terkadang kita tak sadar kalau setiap aktivitas kita selain berdampak pada diri kita, juga memiliki dampak pada orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu saat ini penulis mengajak pada kita semua untuk tidak lagi menunda-nunda setiap pekerjaan-pekerjaan kita. Tidak ada lagi waktu yang terbuang sia-sia.

M.T 

Advertisements

Islam, terorisme dan Indonesia (Tweets dari Ade Ayu S aka ‏@TrioMacan2000)

1. Eng ing eeeeng…kita mulai bahas Islam, terorisme dan Indonesia. Kita mulai sekilas dari akar masalah dan sejarah terorisme

2. Islam dan negara atau agama vs negara pertama sekali muncul di Indonesia saat perdebatan 7 kata dlm Piagam Jakarta.

3. Penolakan klpok kristen, nasionalis & sbgn rakyat Indonesia timur trhdp kalimat: Dan Kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluknya

4. Kalimat tsb awalnya tercantum dlm Pancasila yg hendak disahkan sebagai falsafah dan idelogi Indonesia sbg negara yg baru lahir

5. Perdebatan tsb berakhir ketika Hatta cs sbg tokoh islam utama bersedia mengalah hapuskan kalimat tsb demi keutuhan negara indonesia

6. Fase berikutnya adlh saat penyusunan konstitusi oleh Dewan Konstituante. Perdebatan yg panjang slma 10 thn tdk mampu akomodir para pihak

7. Kebuntuan tsb berakhir ketika Soekarno mengelurkan dekrit presiden 5 juli 1955. Kembali ke UUD 45 sbg konstitusi negara

8. Fase awal kemerdekaan smpai orde lama berakhir, tidak ada stigma “teroris” yg ditujukan kpd umat atau kelompok islam di Indonesia

9. Ketidakpuasan kelompok2 islam tertentu yg kemudian Read the rest of this entry

Belajar Dari Orang Gila

Akhirnya nulis lagi….
Sekarang mari kita mulai belajar, dan saat ini kita coba belajar dari orang gila  . udah pada tahu orang gila kan ya? Kalo masih belum tahu, definisinya bisa dicari sendiri di om wiki ato om gugel. Sekarang mari kita liat gimana sih tingkah laku orang gila… apakah ada kesamaan dengan kita?? . kalo ada yang sama semoga kita bukan termasuk orang gila .
Mari kita coba perhatikan tingkah laku dari orang gila. ada yang Cuma berjalan dari titik A ke titik B setiap hari… dan Cuma melakukan itu saja. Read the rest of this entry

Melaksanakan sholat, tapi tidak menegakkan sholat!

Assalamu’alaykum, kembali berjumpa dengan tulisan saya yang apa adanya dan terkadang ada apanya….

Mumpung lagi nuansa Ramadhan, kali ini mari kita evaluasi salah satu dari kewajiban kita sebagai muslim… yaitu tentang sholat kita… apakah kita termasuk orang yang hanya melaksanakan Sholat??? atau termasuk orang yang mendirikan Sholat??

Sebelumnya perlu kita ketahui sesungguhnya Read the rest of this entry

men”dewa”kan demokrasi

alkisah di sebuah negara yang damai, indah, SDA dan  SDM-nya melimpah, terjadilah  sebuah perdebatan kecil antar 2 orang yang berbeda pandangan tentang demokrasi. perdebatan terjadi panas dan hampir- hampir mereka tidak sadar kalau mereka saudara se-iman yang harus saling menghormati dan menjalin ukhuwah, sampai pada di satu titik terjadilah perdebatan berikut ini…

A : “wah antum sekarang sudah mendewakan demokrasi akhi, ingat akhi…. jangan sampai kebablasan.” Read the rest of this entry

Ketika!

Ketika….

Ketika kerjamu tidak dihargai,  maka saat itu kau sedang belajar tentang KETULUSAN…

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar tentang KEIKHLASAN…

Ketika hatimu terluka saaangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang MEMAAFKAN..

Ketika kau harus lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang KESUNGGUHAN..

Ketika kau merasa sepi dan sendiri , maka saat itu kau sedang belajar tentang KETANGGUHAN..

Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI…

Tetap semangat..

Tetap sabar..

Tetap tersenyum..

Terus Belajar..

terus bekerja

bekerja untuk indonesia

Karena kau sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN…

ALLAH menaruhmu ditempatmu yang sekarang, bukan karna kebetulan.

DIA punya maksud untuk hidupmu

ALLAHU AKBAR!

ALLAHU AKBAR!

ALLAH Maha Besar!

diambil dari puisi yg entah judulnya apa di saat aksi mini konser anak kader di milad PKS yang ke 13

bandung, 7 mei 2011. jam 10.40 wib (M.T)

Ibuku sayang

Ibuku sayang, selalu doakan anakmu ini.

ini adalah video yang sengaja saya buat sebagai wujud terimakasih dan kasih sayangku kepa beliau Ibundaku tercinta.

Bandung, 24 januari 2011 jam 11.13 am (M.T)

klarifikasi dari sisi bang noya

kemaren malem saya nerusin blog seseorang yang ngeritik acara Kick And*, nah ini penjelasan dari sisi bang noyanya. saya cuma nyediain link yang di dapet dari kaskus aja… yang mau tahu kisah dan klarifikasinya nya silahkan klik disini atau langsung dengerin rekamannya dari sini.

apapun yang terjadi silahkan ditanggapi dari dua sisi…

Mengapa Kami Harus Bertepuk Tangan Untuk Berita Yang Kami Tangisi

sekedar meneruskan tulisan dari orang lain, silahkan dibaca saja

KISAH DI BALIK INSIDEN KELUARNYA DEWI MOTIK DAN DIUSIRNYA SAYA OLEH ANDI F NOYA DALAM KICK ANDY DI METRO TV

“Kami Tak Sudi Diperintah Untuk bertepuk Tangan Atas Bencana Yang Kami Tangisi”.

Malam ini, Rabu 19 Januari 2011 saya mendapat pembelajaran hidup yang luar biasa hebat. Peristiwa yang menjadi guru nan bijak bestari, dan tak mungkin akan terlupakan.

Sejak tadi SMS, dering telepon di HP dan rumah beberapa kali berbunyi menanyakan keadaan saya setelah diusir Andi F Noya dari Metro TV, dalam tapping acara Kick Andy (KA) tadi.

Lalu terpikirlah kini, ketimbang saya harus menceritakan kejadian yang sama berulang-ulang, mending saya tulis saja mumpung Read the rest of this entry

Umi, Selamat Ulang tahun

Delapan belas januari adalah tanggal bersejarah bagiku. Tanggal dimana dilahirkannya seorang wanita tangguh dan super segalanya. Beliau adalah wanita yang telah mengandung dan melahirkan tiga orang putra dengan penuh semangat dan kasih sayang. Beliau adalah ibuku.

Umi, di usiamu yang tak lagi muda kini, kasih sayang yang engkau berikan kepada putra-putramu semakin besar. Bahkan seakan-akan tak ada beban yang membebani punggungmu. Engkau rela tak tidur semalaman untuk mendoakan putra-putramu, bahkan engkau mampu merasakan sakit yang diderita oleh putra-putramu meskipun mereka tak pernah bercerita. Engkau selalu memanjatkan doa-doa terbaik untuk putramu.

Kiranya tak akan pernah cukup sebanyak apapun harta yang putra-putramu berikan kepadamu untuk membalas kasih sayangmu meskipun hanya secuil. Kiranya tak akan cukup sepanjang apapun kata-kata yang teruntai untuk mengucapkan terimakasih atas jasa-jasa yang telah kau berikan.

Semoga engkau senantiasa didalam lindungan dan kasih sayang-NYA.

Ya ALLAH berkahilah  usianya, panjangkan usianya, berikanlah yang terbaik untuknya, ampunilah segala dosanya, sayangilah ia seperti ia menyayangi hamba dikala hamba masih kecil.

Terima kasih umi, putramu senantiasa menunggu doa-doamu.

Bandung, 18 januari 2011 jam 5.45 am (ananda: Muhammad Thoifur)