Sudahkah Kita Tarbiyah???????(part 1)

Adakah yang tahu tarbiyah itu apaa???? Kalo lum tahu, coba kita ulas “sedikit” tentang tarbiyah ini… tarbiyah diambil dari kata bahasa arab Raba-Yarbu yang bermakna bertambah dan berkembang atau Rabiya-Yarba yang bermakna  tumbuh dan berkembang serta Rabba-yarubbu yang bermakna memperbaiki, mengurusi, mengatur, menjaga dan memerhatikan.

Seseorang dikatakan tertarbiyah bukan hanya karena dia udah punya murobi atau dah punya agenda “pekanan” aja… kalo Cuma itu kayaknya terlalu dikit dah…

Oke… mari kita cek apa aja parameter2 yang bisa kita jadiin acuan buat kita evaluasi diri… apakah kita sudah tertarbiyah ato belon. Disini hanya akan diungkap delapan parameter aja, kalo misalnya ada tambahan silahkan ditambahkan… oke2  )^_^’(

Yang pertamax “kita sudah tarbiyah jika kita terbuka terhadap perubahan” maksudnya adalah, ketika kita sudah tertarbiyah harusnya kita terbuka terhadap perubahan, hasil akhir dari semua proses pembelajaran adalah PERUBAHAN. Sikap terbuka dan mampu beradaptasi menjadi syarat utama seorang kader dakwah, bagaikan ulat yang berubah menjadi kepompong lalu menjadi kupu2, seorang insan tarbiyah harus selalu bermetamorfosis untk berubah menjadi lebih baik. Yang jadi masalah adalah, ada beberapa insan tarbiyah yang sudah terlanjur besar di zona “nyaman” dan kadang sulit untuk berubah ketika kondisi lingkungannya sudah tak lagi “nyaman”

The second is “kita sudah tarbiyah jika mampu bersikap tegas dan menghindarkan diri dari sikap agresif, sebagai insan tarbiyah seharusnya kita menjadi insan yang tegas, bukan agresif. Menjadi insan yang tegas tak harus menimbulkan agresivitas. Para insan tarbiyah harus menyadari urgensi siasat jangka panjang dan penjagaan determinasi terhadap dakwah, oleh karena itu produk insan tarbiyah adalah tegas dalam prinsip,memiliki determinasi yang tinggi, sabar dan ulet, serta tidak dapat di provokasi untuk melakukan tindakan-tindakan yang destruktif. Kita tak boleh menjelek-jelekkan lawan atau memfitnah rival atau bahkan menciderai kompetitor.

Yang ketiga adalah”kita sudah tarbiyah jika kita menjadi pribadi yang proaktif”, maksud disini adalah, kita sebagai insan tarbiyah harus menjadi pribadi2 yang proaktif dalam hal yang bermanfaat, seperti yang dipesankan oleh Nabi kita Muhammad SAW “bersungguh-sungguhlah kamu dalam hal yang memberikan manfaat dan janganlah kamu lemah/mudah menyerah”.

The fourth is “kita sudah tarbiyah kalo sudah menjadi pribadi yang mawas diri”, kita tak boleh jadi pribadi yang gampang menyalahkan orang lain, justru sebagai insan tarbiyah kita harus menjadi pribadi yang mawas diri, sadar behwa setiap manusia dapat melakukan kesalahan, jangan sampai kita dapat melihat anak kuman di ujung sana tapi tak dapat melihat gajah didepan mata. Komunitas tarbiyah adalah kumpulan manusia yang memiliki sedikit kelebihan dan bertumpah ruah kelemahannya, tapi kita tak boleh menonjolkan kelemahan orang lain dan selalu menyembuhkan kelemahan diri.

Cukup 4 dulu yah, yang 4 lagi dilanjut beberapa waktu lagi, mohon maaf atas ketidaknyamanannya… ^_^.

Bandung, 9 november 2010 jam 12.10 am (M.T)

 

Advertisements

About Ibnu Syukur

#KarenaHidupAdalahSeniMenentukanPilihan orang yang baik adalah orang yang bisa menjaga waktu. )^_^'(

Posted on 09/11/2010, in Mahasiswa, Muslim, Pemuda, taujih. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: