Boleh ga sih kita beda pendapat??

Juru dakwah ato yang disebut DA’I adalah menusia biasa yang kadangkala benar dan kadangkala salah dan kadangkala memiliki perbedaan pendapat, mereka bukanlah malaikat yang tak pernah salah, dan juga bukan setan yang senantiasa menggoda keimanan bani Adam. Masalah perbedaan pendapat adalah hal yang biasa bagi siapapun yang bekerja dan berusaha dalam satu bidang. Tetapi dibawah naungan cinta, kasih sayang dan persaudaraan karena ALLAH, dan dengan dorongan ikhlas dan tajarrud(membulatkan diri kepada ALLAH) segala kesalahan dapat dibetulkan, perbedaan pendapat dapat diperbaiki, penerangan dapat dibentangkan, dipertimbangkan dan dirumuskan serta diselaraskan.

Jika perasaan cinta itu dipertahankan, halini akan melahirkan semangat tolong menolong antar kita semua. Perbedaan pendapat dalam suatu masalah tidak berbahaya selama didasari rasa cinta dan kasih sayang. Tetapi jika ditonjolkan oleh orang-orang tertentu yang mempunyai kepentingan, lalu dikobarkan dalam suasana marah kerena membela diri, ditambah lagi merasa mulia dalam melakukan dosa dan berpura-pura serta menjilat terhadap orang-orang tertentu dengan mengatas-namakan dakwah. Maka disinilah syaitan masuk menginterferensi dan turut campur dalam melahirkan perpecahan…

Akhirnya segala usaha menjadi hancur berantakan, waktu dihabiskan oleh perpecahan, kemudian berusaha pula membuat perdamaian. Jika hal seperti ini terus menerus terjadi dan berulang kali, maka dalam suasana seperti itu yang akan menjadi korban adalah dakwah dan kepentingannya. Padahal seharusnya usaha pembinaan perlu difokuskan kepada generasi yang sedang tumbuh mekar dan mendidik serta mempersiapkan mereka sebaik-baiknya.

Kawand… beda pendapat itu tidak dilarang, asalkan tidak menyangkut aqidah, kalo hanya sebatas perbedaan pendapat yang kecil dan tidak menyangkut aqidah, ga masalah, mungkin mereka beda sudut pandang atau beda cara berfikirnya. Selesaikan perbedaan2 pendapat dengan saling memahami tujuan atau esensi dari pendapat-pendapat yang dilontarkan, jangan sampai karena beda pendapat menyebabkan kita jadi menjadi membeci bahkan tak mau lagi berjumpa dengan saudara kita lagi..

Referensi: Fiqh dakwah jilid 1, Syaikh Musthafa Masyhur.

Bandung, 18 oktober 2010 jam 6.22 pm (M.T)

Advertisements

About Ibnu Syukur

#KarenaHidupAdalahSeniMenentukanPilihan orang yang baik adalah orang yang bisa menjaga waktu. )^_^'(

Posted on 18/10/2010, in Muslim, Pemikir, taujih. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. perbedaan adalah fitrah manusia…. tinggal kita saja yang harusnya bisa mensikapi setiap perbedaan, betul kan sahabat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: