Terlalu sia-sia, kalo cuma berdiam diri…

Hidup  itu indah kawand… jangan sia-siakan hidup kita di dunia ini yang emaang cuma sekali…. ada yang ga percaya kalo hidup di dunia cuma sekali??? kalo ga percaya… silahkan di coba sendiri……

Keindahan hidup tidak bisa diukur dari panjang pendeknya umur, dan tidak juga diukur dari kaya miskinnya orang, tetapi bisa dilihat dari bagaimana ia mengisi hidupnya.

Indahnya hidup akan bisa dinikmati jika seseorang memiliki yang namanya “harapan”. Dengan memiliki harapan, manusia akan tetap mempunyai alasan untuk melanjutkan hidupnya. Harapan membuat manusia tidak pernah berhenti berjuang. Harapan akan membuat manusia untuk senantiasa  merancangkan langkah-langkah yang tepat bagi kelangsungan hidupnya. Ini membuktikan bahwa hidup manusia itu berharga karena didalamnya terkandung nilai-nilai yang harus diperjuangkan untuk membuat manusia tetap hidup. Orang yang dah ga punya harapan bisa dibilang orang itu dah mati… walopun secara fisik masih hidup… secara… dah ga ada lagi yang mo dituju gitu …

Terlalu sia-sia kalo waktu yang diberikan kepada kita, Cuma kita pakai untuk berdiam diri… lakukan apapun lah… yang penting jangan sampai nganggur… mari manfaatin waktu yang ada buat mencapai harapan-harapan yang ingin kita capai… gantungkan harapan setinggi mungkin…

Tulisan ini dibuat untuk mencoba mengkikis  rasa malas menulis…. Jadi muncul deh untuk memanfaatin waktu dan sekaligus merajut harapan-harapan baru….Coz  ternyata bukan karena kehabisan ide ato ga ada bahan buat menulis…. tapi karena rasa malas yang terlalu tinggilah yang bisa ngebuat kita jadi ogah-ogahan nulis….  jadinya muncul deh tulisan “geje” kayak gene… tapi semoga bermanfaat…

Satu kalimat penutup ”selama jiwa masih diberi kehidupan, maka buatlah harapan setinggi mungkin, dan capailah”

mari bekerja…..!!!

bandung, 2 juli  2010. Jam 11.44.pm (M.T)

Advertisements

About Ibnu Syukur

#KarenaHidupAdalahSeniMenentukanPilihan orang yang baik adalah orang yang bisa menjaga waktu. )^_^'(

Posted on 02/07/2010, in Indonesia, mixed, Muslim, Pemikir, Pemuda, taujih. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: