takut kaya ato ga mampu kaya???

Siapa bilang kaya itu di larang?? Yang dilarang itu adalah kufur terhadap nikmat. Banyak orang yang menganggap bahwa kekayaan adalah hal yang bias mengarahkan diri kepada kemaksiatan, siapa bilang??? Kalo Cuma itu alasannya, ga Cuma kekayaan doing donk yang bias mengarahkan kepada kemaksiatan.. kemiskinanpun juga, bahkan bias jadi lebih parah, kalo orang kaya mungkin perbuatan maksiatnya mereka pergi ke “tempat2 remang” trus cari-cari deh yang namanya night butterfly, sedangkan yang tidak punya kekayaan bias jadi lebih parah, bias jadi mereka tidak ke “tempat2 remang” itu karena memang tidak ada uang, tapi bias jadi mereka malah memperkosa, iya kan?? Banyak kejadian2 di berita2 tentang adanya kasus pemerkosaan atau pencabulan… jadi kekayaan bukanlah hal yang sepatutnya dijadikan sebagai “kambing hitam” untuk tidak boleh kaya.

Rasulullah adalah teladan yang sempurna bagi kita, beliau pada kondisi tertentu menjadi orang kaya, pada saat yang lain menjadi miskin, dan pada saat yang lain juga berada diantaranya. Beliau pernah menjadi orang kaya aagar dapat menjadi contoh bagi umatnya bagaimana semestinya berinteraksi dengan harta. Misal, bagaimana cara memperoleh harta yang baik, dan mensyukuri kekayaan, serta membelanjakannya di jalan yang benar.

Sebaliknya, beliau juga pernah menjadi miskin juga agar dapat menjadi contoh bagi orang miskin agar dapat menjadi sabar dan menjaga kehormatan, serta bagaimana cara yang baik agar keluar dari jereatan kemiskinan. Begitu pula ketika Beliau berada pada zona diantara miskin dan kaya.

Memang tidak ada catatan yang lengkap tentang berapa jumlah kekayaan Rosulullah, baik ketika sebelum menjadi seorang Rosul, maupun setelah menjadi seorang Rosul. Di antara kekayaan Rosulullah sebelum menjadi Nabi adalah ketika Beliau menikahi khadijah. Beliau menyerahkan 20 ekor onta muda, dan 12 uqyah(ons) emas. Jumlah yang sangat besar kalo kitakonversi ke mata uang sekarang. Setelah menikahpun beliau menjadi lebih kaya, karena harta kekayaan Rosulullah dan khadijah digabung dan dikembangkan terus melalui perdagangan.

Catatan tentang kekayaan Rosulullah yang lain adalah tanah fadak, tanah fadak menjadi milik Rosulullah bukan dari hasil rampasan perang, ,elainkan diserahkan oleh kaum yahudi fadak melalui pertempuran. Dalam perang khaibar pun Rosulullah mendapat kira-kira 100 perisai, 400 pedang, 1000 busur dan 500 tombak.

Selain itu, yang menggambarkan bagaimana kayanya Rosulullah adalah, pernah datang seseorang kepada Beliau untuk meminta sesuatu, oleh Beliau diberilah orang itu kambing, saking banyanya kambingnya sampai memenuhi jalan antara dua bukit. Lalu orang itu kembali kepada kaumnya dan berkata”masuk Islamlah kamu sekalian, sesungguhnya Muhammad bila memberi Dia seperti orang yang tidak takut miskin.”

Rosulullah juga dikabarkan pernah menerima 90000 dirham (kira-kira setara dengan Rp 2.955.960.000,) kemudian uang itu diletakkannya diatas tikar lalu beliau bagi-bagikan kepada orang banyak dan beliau tidak menolak siapapun yang meminta sampai uang itu habis.

Ketika kembali dari perang hunain beliau diberi uang hasil rampasan perangdan jumlah itu yangterbanyak dari yang diterimanya, beliau berkata “letakkanlah uang itu di masjid” lalu beliau Sholat, tanpa menengok sama sekali terhadap uang itu, setelah selesai sholat,Beliau duduk di samping uang itu dan memberikannya kepada setiap orang yang meminta dan Beliau baru berdiri setelah uang itu habis.

Masih banyak kisah-kisah tentang harta yang pernah dimiliki Rosulullah. Para sahabatpun juga mereka tidak miskin, kita semua juga mungkin tahu siapa abdurahman bin ‘auf, sahabat Rosulullah yang berprofesi sebagai saudagar ini. Kita juga tahukan siapa nabi Sulaiman? Nabi yang melimpah kekayaannya. Jadi jangan takut kaya…. ALLAH telah memberi contoh kepada kita bagaimana seharusnya menjadi kaya dan bagaimana mendapatkan kekayaan itu melalui Nabi, Rosul dan para sahabatnya.

So, jangan takut kaya. Tapi manfaatkanlah kekayaan itu. Jangan jadikan kekayaan harta ada di dalam hati kita, tapi jadikanlah kekayaan harta itu cukup berada di tangan kita.

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur,niscaya aku a akan menambah (nikmat) kepadamu,tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat” QS:Ibrahim ayat 7.

Ref: sirah nabawi ibnu hisyam jilid II,

Muhammad the super leader super manager, Dr. muhammad Syafii antonio M.Ec

Bandung, 27 juni 2010, 16.02.pm. (M.T)

Advertisements

About Ibnu Syukur

#KarenaHidupAdalahSeniMenentukanPilihan orang yang baik adalah orang yang bisa menjaga waktu. )^_^'(

Posted on 27/06/2010, in Indonesia, inspirasi, kisah, Mahasiswa, Muslim, Pemuda, taujih. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: